Community Socialization and Empowerment through Pineapple Stick Processing and Marketing in Jurusen Village, Central Aceh

Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Stik Nanas dan Pemasarannya di Desa Jurusen Aceh Tengah

https://doi.org/10.59110/rcsd.869

Authors

  • Anna Permatasari Kamarudin Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia
  • Ratna Dewi Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia
  • Lenawati Asry Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia
  • Rahmadi Asri Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia
  • Abd Jalil Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia
  • Amna Universitas Gajah Putih, Aceh, Indonesia

Keywords:

Community Socialization, Women Empowerment, Pineapple Processing, Pineapple Sticks, Value Addition

Abstract

Jurusen Village is one of the main pineapple-producing areas in Pegasing, Central Aceh. However, pineapples are predominantly sold fresh, which poses a high risk of post-harvest losses due to their perishable nature. Processing pineapples into more durable products, such as pineapple sticks, offers a potential solution to increase value and reduce losses. This community service program aimed to empower housewives by providing socialization and introductory training on processing fresh pineapples into pineapple sticks to enhance added value and income potential.The program employed a socialization-based approach involving 14 housewives affiliated with the local Majelis Taklim. Activities included lectures, discussions, and evaluations using pre-test and post-test instruments to assess knowledge changes, complemented by participant satisfaction surveys.The results showed a measurable increase in participants’ knowledge, with post-test scores improving by approximately 28–78% compared to pre-test results. Participants also recognized the potential of processed pineapple products as culinary items and local souvenirs that could contribute to household income. Evaluation results indicated high satisfaction, particularly regarding the relevance, clarity, and usefulness of the materials. The program effectively enhanced participants’ knowledge and awareness of pineapple processing as an initial step toward sustainable community empowerment. Further technical training and marketing assistance are recommended to support commercialization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiba, I. F., Nasution, F. I., Prendika, W., Rahman, A. F., Ar, R. M., Yulianti, H., & Wahyudin, C. I. (2025). Inovasi pengolahan nanas untuk pemberdayaan ekonomi berkelanjutan masyarakat Desa Pangkalan Panduk, Riau. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(3), 585–595. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3569

Aiyub, A., Novitayani, S., & D, R. F. (2023). Family economic empowerment through diversification of processing pineapple products. Jurnal Pengabdian Pembangunan Pertanian dan Lingkungan (JP3L), 1(1), 68–79. https://doi.org/10.62671/jp3l.v1i1.15

Endang, S., Made, S., & Mursal, J. (2024). Praktek pengolahan buah nanas menjadi selai nanas sebagai peluang bisnis di Desa Duriaasi. Svarga Pena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 96–102. https://doi.org/10.62951/svargapena.v1i4.75

Fithry, D. A., Vitriana, N., & Nurdin, M. (2021). Pemberdayaan ekonomi Desa Pagaruyung dalam upaya optimalisasi produksi produk olahan nanas serta manajemen limbah pasca produksi. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 5(2), 73–78. https://doi.org/10.37859/jpumri.v5i2.2941

Habibi, I., Irawati, T., Helilusiatiningsih, N., & Soenyoto, E. (2021). Pelatihan dan pendampingan pengembangan kapasitas usaha klasterisasi pengolahan buah nanas menjadi sari buah dan selai nanas. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 6(2), 717–723. https://doi.org/10.21067/jpm.v6i2.5624

Insani, R., Santoso, B. B., & Jaya, I. K. D. (2024). Teknik pengolahan pasca panen nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) di pabrik Japan Agriculture Cooperative (JA) Prefektur Okinawa, Jepang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 3(3), 219–225. https://doi.org/10.29303/jima.v3i3.5649

Marlina, S., Hastuti, H., & Fatmayanti, F. (2024). Sosialisasi peningkatan pendapatan petani melalui inovasi pengolahan hasil tani dan digitalisasi pemasaran. Room of Civil Society Development, 3(6), 247–259. https://doi.org/10.59110/rcsd.440

Puguh, I. W., Amin, H., Panga, L., Ruksanan, H., Danggi, E., & Ari, R. (2023). Industri kreatif pengolahan buah nanas menjadi varian keripik dan kerupuk untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sultra Sains, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.54297/sultrasains.v5i1.430

Puspasari, I. D., Fauji, D. A. S., Kusumaningtyas, D., Paramitha, D. A., S, D. K. H., & Sardanto, R. (2022). Pendampingan diversifikasi olahan produk nanas dengan menggunakan pemanis alami stevia. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 47–55. https://doi.org/10.53624/kontribusi.v3i1.115

Rachmah, M. A., Novitasari, D., & Nijma Ilma, A. F. (2025). Diversifikasi produk olahan nanas untuk peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat Desa Karangjengkol Kabupaten Purbalingga. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(4), 4951–4958. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i4.7078

Satria, M. T., & Triwidyawati, A. (2024). Inovasi produk olahan nanas dalam memanfaatkan sumber daya alam di Desa Lendang Nangka Utara. Jurnal Wicara, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.29303/wicara.v2i2.4114

Sinambela, Y., Situmorang, M., Sinulingga, N., & Sinaga, R. (2025). Sosialisasi peningkatan ekonomi kreatif pada industri keripik pisang Toba di Kecamatan Lumban Hulu. Room of Civil Society Development, 4(2), 381–391. https://doi.org/10.59110/rcsd.576

Susi, N., Syafrani, S., Sumbari, A. I., & Zargustin, D. (2025). Meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan pengolahan nanas di Desa Senyerang, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Barat, Provinsi Jambi. Jurnal Dinamika Pengabdian Masyarakat: Setia Amanah, 1(1), 86–92. https://journal.uir.ac.id/index.php/amanah/article/view/24638

Syafril, S., Yuliani, Y., Fahmi, M., Fadhilah, N., & Jamaluddin, J. (2020). Peningkatan kemampuan manajemen pemasaran produk unggulan berbahan dasar nanas Kecamatan Mekarsari Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 6(1). https://doi.org/10.31602/jpaiuniska.v6i1.3359

Taufiq, F. M. (2020). Nanas Pegasing, potensi komoditi buah unggulan Kabupaten Aceh Tengah. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. https://acehtengahkab.go.id/berita/kategori/pertanian/nanas-pegasing-potensi-komoditi-buah-unggulan-kabupaten-aceh-tengah

Ulfah, T., Utama, R. D. D., Ramadiyanti, M., Adiputra, R., Andikarya, O., & Ajijah, M. S. (2025). Pengolahan buah nanas untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.37577/jamari.v2i01.880

Yakin, A. A. I. N., & Ningrum, P. P. A. (2025). Produk turunan tanaman nanas Queen di agrowisata nanas Prabumulih Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 14(1). https://doi.org/10.32502/jsct.v14i1.10098

Yokhebed, Y. (2020). Respon ibu PKK Desa Madu Sari Kabupaten Kubu Raya terhadap pelatihan pengolahan pangan lokal berbahan baku nanas (Ananas comosus). GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 200–209.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Kamarudin, A. P., Dewi, R., Asry, L., Asri, R., Jalil, A., & Amna, A. (2026). Community Socialization and Empowerment through Pineapple Stick Processing and Marketing in Jurusen Village, Central Aceh: Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Stik Nanas dan Pemasarannya di Desa Jurusen Aceh Tengah. Room of Civil Society Development, 5(1), 46–56. https://doi.org/10.59110/rcsd.869

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.